Kamis, 15 Desember 2011

Thank You

Hey Reader or Blog Walking.
I'm glad to have you.
Just wanna says thank you for walking to my blog.
Thank you for stopping by.
Thank you for following atid's playground.
Thank you for leaving comments for me.
Without you, atid's playground is nothing. :)


Screen shoot of guest book.




..:Thank You All:..

Senin, 05 Desember 2011

Angkot Mahal

Ada yang keren nih sodara-sodari.
Aku bersama beberapa temanku, naik angkot jurusan Caheum- Ciroyom dari Simpang Dago. Biasa kan tuh angkot pake ngetem dulu. Nah, begitu baru naik ke dalam angkot kami sudah diguncang sama musik dangdut yang bergema di dalam angkot itu. Salah seorang temenku nyeletuk, "Keren banget nih angkot." Aku yang belum sadar akan kekerenan angkot itu pun ga kasih reaksi apapun. Sampai aku lihat dengan mata kepalaku sendiri.


Tau gak itu gambar apa?? Kayaknya terlalu deket yah? Ini aku jauhin.


Udah jelas belum gambarnya?? Udah tau gambar apa??
Yup!! Betul!!
TV! Hahahaha mobil aku aja ga ada TVnya. Angkot Caheum - Ciroyom yang kebetulan aku tumpangi ini ada TVnya, memang angkot mahal. Saat itu, memang sedang ditampilkan video para penyanyi dangdut kegemaran si Mang Supir nampaknya. Kereeeeeeeenlah. Mantap. Untung aja ongkosnya tetap seperti biasaa.
Untuk Mang Supir : Lain kali boleh yaaa request video diangkotnya. Heheheee

My First December

1 Desember 2011, Jam 15.00 - 17.00 Eksekusi itu dilangsungkan. Keadaan sih tenang-tenang aja. Cuma memang masih ada sedikit nervous dan ketidakyakinan yang aku rasain.
Hiks... Takuuuut..

Selama eksekusi berlangsung, yang aku harapin cuma semua segera berakhir. Tapi ternyata, ga bisa berjalan mulus. Ditengah-tengah eksekusi, yang semula udah lancar. Programku menunjukan BUG-nya! Tidaaaaaak!!!! Malu...Maluuuuuu banget. Malu sama Penguji, dan Malu banget sama Pebimbing!! Malah jadi gugup rasanya berdiri di depan tiga dosen. Akhirnya, aku disuruh benerin sebagai bentuk penilaian test coding. Ya Tuhaaaan semoga aku bisa, semoga semua bisa lancar dijalanin.

Dan Tuhan memang bantu aku. BUG yang aku timbulin sendiri, bisa juga aku selesein sendiri. Bener-bener lega rasanya bisa benerin codingan sendiri. Saat menegangkan itupun selesai.

Sebenernya selama sidang berlangsung, aku ga ditanya macem-macem. Ga disuruh macem-macem. Justru aku jadi pemirsa dari tiga dosen yang saling berbincang berbagai hal. Aku jadi banyak tau tentang mereka dan isi kampusku. hehehheee... Setelah mereka menguji ku, merekapun menuntaskan obrolan mereka dan memintaku untuk menunggu hasil sidangku di luar ruangan.



Nunggu ga sampe lima menit, pebimbingku memanggilku kembali ke dalam. Dan memberikan pernyataan yang cukup melegakan. Terima Kasiiiih Buuuuuu... pengen peluk mereka satu-satu tapi ga lucu kan. Seneng banget, penantianku untuk mendapat gelar "eS" di belakang namaku akhirnya tiba. Yeeeessss Seneng banget. Ini toh rasanya lega. Rasanya selesai. Hahahahahaaa...

Selesai sidang, disambut sama pacar yang maksain dirinya dateng ke Bandung padahal lagi sakit, disambut mamah Nukky yang dateng dari negeri Dako, dan Ncek Irvan yang sudah berkecimpung banyak dengan programku. Terima kasiiiih untuk kalian yang selalu dampingin aku. Terima Kasih juga buat seeeeemuuuaaaaa teman-temanku yang udah kasih doa dan dukungannya. Emmmm oiya, spesial buat Shofi a.k.a Ipos, malam sebelum sidang dan sesudah sidang yang udah mau peluk aku. Makasiiiih yaaa sayangs.... Hehehehee...

Sambil nunggu hujan reda, masih di depan ruang dosen IT aku ga nyia-nyiain untuk ber-pose. heeeeheee...






Wajah Cape, Lega, Lelah, Seneng, Bahagia, campur aduk jadi satuuuu..... hihihiiii.
Sekali lagi,

TERIMA KASIH SEMUA UNTUK BANTUAN, DOA, DAN DUKUNGANNYA.

Aku memang ga bisa bales apa-apa, cuma bisa doain kalian lagi. Semoga selalu dapat yang terbaik. Amin.

Sabtu, 26 November 2011

Jembatan Kutai Kartanegara, Runtuh.

Kaget baca berita lari di TV ada jembatan runtuh di Kalimantan. Yaaa kagetnya biasa. Karena jujur aja, aku ga tau kaya apa jembatan Kutai Kartanegara itu. Akhirnya aku bener-bener ga nyangka ada juga kejadian yang mirip sekali sama film Final Destination 5 yang baru beberapa bulan lalu aku tonton. Setelah aku liat liputan berita di TV juga, yang menyajikan foto runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara itu.

Serem sekali. Jembatan yang biasa dilewatin berbagai kendaraan itu tiba-tiba aja runtuh. Ga kebayang, mobil, motor, dan orang-orang yang melintas di atas jembatan tiba-tiba terperosok karena jembatannya runtuh. Aku dapetin salah satu fotonya dari media online Kompas.com, 




Dan menurut Kompas.com, kejadiannya sekitar jam 16.15 WITA. Jembatan yang runtuh sepanjang 500 meter. Heeuuuhh serem banget. Cukup liat gambarnya aja deh. Serem. Dan lagi, korban belum ditemukan semua. Sampai saat ini baru diketaui 4 korban meninggal dan 22 orang luka-luka.
Ya Tuhan semoga tidak banyak memakan korban untuk kejadian ini.

Rabu, 23 November 2011

Balada Pagi Hari

Selesai nge-BIBI di rumah karena si eMba lagi Mudik, ada kejadian yang sangat mengesankan aku.
Lagi ngebilas lap-pel. Tau Lap-Pel? Lap yang buat ngepel. yaaah, apapun deh kalian menyebutnya. Tempat cuci-mencuci lap itu di deket pagar rumahku. Begitu mau ngebilas aku kaget tiba-tiba ada mobil biru mau menyeruduk pagar rumahku dari luar. Eh ternyata cuma orang lewat yang mau puter balik.

Kepala mobilnya menyeruak hendak menyeruduk pagerku, kemudian dia mundur perlahan tapi pasti. Pasti menabrak pohon tetanggaku yang ditanam di pinggir jalan di depan rumahnya. Saat kemunduran mobil inilah sesuatu terjadi.

Begitu mobil itu mundur dan berusaha putar arah, ada yang berteriak. Aku kira ada pengendara motor yang tertabrak. Ternyata tetangga depan rumahku itu yang berteriak ke si pengendara mobil karena mobilnya menyenggol pohonnya.

si Ibu "Woooiii nyenggol pohon orang tuuh!! Sableng!"

Aku sentak terkejut. Tanteku yang kebetulan dengar pun terkejut. Trus aku ceritain gimana kejadiannya. Dan kami pun hanya cekikikan di dalam rumah.
Buu..Bu... klo pohonnya ga mau disenggol, masukin aja Bu pohonnya ke dalem. Mungkin si pohon Ibu itu lecet kali yaaa sampai-sampai segitu keselnya sama pengendara mobil biru itu.

Klo kata tanteku "Baru ada orang nyenggol pohon, diomelin sama si empunya pohon. Mending pindahin aja pohonnya ke dalem rumah. Biar aman."

20.11.2011 Bu Dan's Wedding

Wuaaaa akhirnya ada yang lepas lajang juga. Hemmm emang bukan teman pertama aku yang lepas lajang sih, cuma emang bener ga nyangka aja. Si Bu Dan ini melepas masa lajangnya.
Selamat yaaaa Bu Dan a.k.a Nisa Nurul Fatonah. Hahahha biar semua orang tau, siapa itu Bu Dan.

20.11.2011 emang tanggal yang cantik. Cantiiiiik banget. Secantik Bu Dan hari itu. Aku dateng emang rada siang, jadi ga liat Bu Dan Ijab, trus poto bareng. Tapi ga apa-apa, aku sempat banget jepret Bu Dan yang selesai dandan selama 2 jam, pakai baju bodo ala Makasar. Eh bener ga tuh? hihii...


Snapshoot Bu Dan.






Keliatan yaaaa bahagianya Bu Dan hari itu. Tapi hari itu, ga cuma Bu Dan yang cantik. Kami yang dateng pagi itupun cantik-cantik loooh...








yaaaa kaaaaan... cantik-cantik kan kamiii... gimana Bu Dan?? Cantik kan kamiiii??? Tapi tenang, Bu Dan tetep paling cantik koook. Tapi, cuma hari itu aja ya!!!

Berhubung Mamah, Bu Ha, Adek harus balik ke Bandung dan Mba Nis kembali ke Jakerdah, dan aku juga harus kembali ke Jakerdah setelah makan siang di tempat Bu Dan kami semua pamit. Padahal belom dapet photo session. Tapi ga apa-apa, doa kami menyertaimu Bu Daaaan... Semoga pernikahan Bu Dan langgeng dan menjadi keluarga yang bahagia.AMIN.

Oiya, aku jadi ga bisa manggil Bu Dan lagi deh. Hemmm, Bu Win. Iya Bu Win aja ya Bu...

Semoga Berbahagiaaaaa Bu Win dan Mas Tarwin. hehehe

Selasa, 22 November 2011

Cafe and Resto

Akhirnya dapet juga kesempatan untuk dua-duaan sama mamah nukky. Seneng sekali, bisa ketemu dan ngerepotin si mamah. Hehehehe maap ya Mah. Tapi makasih sekali mamah udah mau kasih aku tumpangan, dan temenin aku sampe pulang ke dago.

Menempuh perjalanan dari DAKO ke DAGO, emang ga cepet. Sampai DAGO pun sudah siang, aku langsung beli kue untuk dibawa pulang ke JKT dan sempatin makan siang sama mamah. Bingung makan di mana, mamah pun mengingatkan aku ada sebuah cafe berjudul brand sebuah teh kemasan di dekat sana. Karena rasa penasaran kami berdua tentang gimana isi cafe itu, kami pun memutuskan untuk lunch di sana. Emmm.. makan siang maksudnya. Hehehee




Masuklah ke "WALINI Cafe & Resto" itu. Langsung ambil spot diujung ruang, dan bingung memilih menu. Untuk minumannya, ga semua teh. Ada kopi juga. Tapi berhubung nama cafenya aja 'TEH' jadi aku milih teh untuk minuman ku. Aku pesen Lemon Tea with Nata de Coco. Sambil terus bingung mau pilih makanan apa. Akhirnya si Mba-nya nawarin aku Nasi Mercon (klo ga salah). Karena aku suka pedas, aku pesan itu. Trus si mamah lebih milih Nasi Liwet dengan Lecy Tea with Rumput Laut. Sambil menunggu makanan, kami terus berbincang. Akhirnya minumannya pun datang. Riang sekali aku karena gelasnya kaya tempat gula. Hehehehhe


Begitu aku cicipin lemon tea ku. PAIT. Ohmigot. Ini minuman apa, harapannya seger malah pait. Untung ada nata de coco-nya. Akhirnya mamah menawari ku Leccy Tea-nya. Nah, klo yang ini ada rasanya, rasa sirup leccy. Tapi rasa tehnya ketutup. Setelah menunggu hanya beberapa menit lagi, nasi kami pun datang.


Ini nasi mercon ku yang kata si Mba, dagingnya pedes. Tapi biasa aja. Rasanya cukup berasa. Artinya ya tidak hambar. Lumayan. Trus untuk pesenan Nasi Liwet mamah,


Hemmm.. Gimana menurut kalian??
Nasinya sih ada rasanya, kaya nasi uduk. Tapi kok lauknya datar ya. Selama yang aku tau dan sering aku liat, nasi liwet ga kaya menu makanan rumah sakit gini.

Cuma sekedar kasih komen aja, bukan maksud menjelekkan. Klo ada yang merasa sajian di Walini Cafe & Resto sudah oke, ya ga apa-apa. Mungkin Aku sama Mamah aja yang lagi apes salah pilih menu. Untuk harga, harga semua makanan dan minumannya sekelas harga RESTO.
Klo penasaran, silahkan berkunjung! Tempatnya di Jl.H. Ir. Djuanda, Dago, Bandung. Tepatnya di sebrang SMAK 1 Dago yang ada jembatan penyebrangan gagal itu. Heehehhee..
Selamat mencoba!!!

What a Great Traffic Jam!

Hari Jumat kemarin sepulang pra-Sidang dari Bandung, menempuh perjalanan yang sangat baik dan lancar sebelum sampai di IBU KOTA. Begitu jumpa dengan IBU KOTA, mobil travelku pun berjalan perlahan dan beriringan dengan sangat hati-hati.Welcome to Jakerdah with its traffic. Lamanya bukan main. Padahal klo waktu keadaan normal, ga perlu lebih sampe setengah jam aku mendarat di pool travel dan berjumpa lagi dengan sang pacar. Tapi karena sang MACET berkuasa, aku dan penumpang travel lainnya harus benar-benar ikut memperhatikan langit yang terang beranjak gelap.


Eits, ngomong-ngomong langit. Dari balik kaca travel ditengah-tengah hambatan di atas jalan "BEBAS HAMBATAN", aku dapet pemandangan yang cukup menghibur. Hmmm mungkin ga semua orang lihat pemandangan ini, soalnya mereka sibuk untuk buru-buru sampe rumah atau sampe tempat tujuan mereka di tengah HAMBATAN Ibu Kota. Aku bersyukur banget ga ikutan stress kelamaan di dalem travel karena ada pemandangan yang satu ini.






Yaa walaupun ga pake kamera pro, tapi aku seneng banget bisa abadiin moment cantiknya langit sore itu. Jadi seneng juga kena macet di Jakarta.

Jumat, 11 November 2011

For my Jakerdah

Patrick Stump feat Lupe Fiasco - This City

Now what if I told you my city was the best
And my city was a threat to the rest
And my city was a threat to the rest


This city is my city
And I love it, yeah I love it
I was born and raised here
I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay


From every corner
To every block yeah
And whether it's warm or storming it down or right stupid hot, hot
From the colors all the way to the solutions yeah
Forget all the drugs and gangs, corruption and pollution no


Cause this city is my city
And I love it, yeah I love it
I was born and raised here
I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay here
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh

Now what if I told you my city was the best
And my city was a threat to the rest
But you can't rest inside my city
My city's so cold if you ain't dressed
And what they accept, better had a right address
Come to my city, certain colors can't step
And sadly I'm talking about the color of your skin
Sorry my brother can't let you in
Cause the property value might go down to a level that's

Economically unacceptable and socially tabu fast to live around you
Uh, uh, is this what it's down to?
Roof for the same team, n*gga had the same dream
Not the same reality,
Actually, mines is a bad education and gentrification
Despite all the above I love...

This city is my city
And I love it, yeah I love it
I was born and raised here
I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay here
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh

And you can take it back
Picture, you can take it back
But you're never gonna take my city away
Cause you can burn it to the ground
Oh or let it flood, but it's in my blood

Cause this city is my city
And I love it, yeah I love it
I was born and raised here
I got it made here
And if I have my way, I'm gonna stay here
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life, uh huh
For life...

Rabu, 09 November 2011

Mondoladay

Senin ga seseram itu ah.
Kali ini hari Senin ku cukuuuuuup memuuuaskan. Kenapa? Karena aku naik GONDOLA.
hahahahahaa..
yup just it!

Diawali ngawal pacar ke Pura. Sayangnya aku lagi berhalangan, jadi cuma ngawal aja deh ke Pura.sediiih ga ikutan sembahyang. Trus, ngladenin rengekan temen yg ga ngerti apa maksudnya merengek terus. Bodo deh. Untuk orang yang omdo diemin ajalah.
Untungnya pulang lewat ancol dari Grogol, jadi deh aku sama pacar sama-sama berminat ngusir BT untuk main di Ancol.
Karena aku penasaran banget GONDOLA di Ancol kaya apa, akhirnya usul masuk Ancolpun aku IYA-kan dan ngusulin untuk nyobain naik GONDOLA.Yiiipppiii!!!

Berhubunga itu hari Senin, jadi ga ada antrian. Langsung capcuss beli tiket.


Harga tiketnya 30rb.




Hihihi bahagia banget aku naik Gondola. Lama banget rasanya ga ke Ancol. Emang ga jauh beda sih, cuma rada takjub aja bisa ke Ancol lagi. Berasa liat dunia luar gitu..

Ini pemandangan dari atas Gondola


Asiiiiknyaaaaa....
Trus aku main ke Eco Park. Baru tau aku, ada Eco Park. Dan ternyata itu lapangan golf Ancol yang dirombak. Diajak kelilingi Eco Park sama pacar sampai matahari aja cape. Heuuuhh lelaaahnya. Tapi sempatin poto matahari sore dulu sebentar,


Puaaaasss jalan setengah harian. Makasiiih ya pacar. Semoga semangat lagi kerjanya!!!
*kiss.


Senin, 31 Oktober 2011

Get Well Soon My Brother.

Jumat, Sabtu, Minggu, Senin.
Hmmmm udah 4 hari di RS. Setelah bimbingan dari Bandung, belom lagi nih ngerasain kamar aku di rumah. Jumat lalu, berhubung ngeliat kondisi Ade aku yang ga memungkinkan untuk tetep di kosannya, aku paksa dia ikut pulan ke JKT. Setelah menempuh 4 jam perjalanan dari BDG, sampai juga di JKT. Aku rasa, itu juga yang bikin kondisinya makin kritis. Heuuh...

Sampai rumah, belum sempat mandi dan lain-lain. Ade aku muntah-muntah, abis disuapin makan. Begitu Ibuku bilang harus ke UGD, mandi kilat deh aku. Capcusss tengah malam di hari Jumat ke rumah sakit. Berharap, ade ku ga ikut-ikutan terkena wabah penyakit yang lagi trend di seantero kampusnya.

Berhubung sang dokter UGD yang menangani ade ku tau tentang kabar wabah penyakit di kampusnya itu, disaranin untuk cek darah yang langsung mengarah ke penyakit itu. Berbagai gerakan aku dan Ibu k lakuin sambil ngilangin ngantuk. Akhirnya setelah nunggu beberapa jam, dan hari berubah jadi Sabtu hasilnya pun keluar. Hmmmm banyak warna merah di lembaran kertas itu. Dan ternyata, benar aja. Ade ku terjangkit penyakit yang sama. Tapi perlu observasi lebih lanjut lagi, untuk tau pastinya. Kesimpulannya Adeku pun harus rawat inap.Heuuhh...

Hari ini, malah di pasangin label klo dia harus BEDREST TOTAL. Bukannya ngasih tau kemajuan kesehatan Adeku, Suster malah pasang tanda kaya gitu. Ditanya kenapa, jawabannya cuma karena Ade ku lemes. Aku juga tau Adeku lemes. Maka na dia di rawat, ga lari-larian. Suuusss puhleesss deh, kasih jawbannya yang memuaskan dong.

Tadi sore setelah Ade ku muntah-muntah lagi, Dokternya pun naik untuk cek kondisinya dan cocokin hasil lab. Klo dilihat dari hasil lab, kondisinya sudah membaik. Tapi tetep harus istirahat total. Tinggal tunggu fungsi salah satu organ tubuhnya membaik, barulah dia bisa pulang.

Semogaaaa dia bisa cepet sehat. Ga sakit-sakit terus. Ga dirawat di rumah sakit lagi.
Astungkara.

Rabu, 26 Oktober 2011

end of October

Wish everything will be alright.

Semoga begitu Oktober ini berlalu, semua yang baik dari seluruh penjuru datang padaku.
Semoga begitu Oktober ini berlalu, membawakan aku kamu kebahagiaan.
Semoga begitu Oktober ini berlalu, aku dapatkan restu maju ke meja hijau.
Semoga begitu Oktober ini berlalu, kamu dapatkan waktu mengejar cita-citamu.

Astungkara.

acting like Super Hero


Selasa, 25 Oktober 2011

Singapore #4

Cerita hari terakhir di Singapore.
Setelah selama tiga hari aku dan kakak-kakakku melanglang buana di Singapore. Akhirnya tiba juga waktu kami untuk balik ke Indonesia. Kangen rumah. Kangen kasur di rumah. Hohoo...
Sebelum kami bali ke Indonesia, kami mampir dulu ke Mustafa lagi untuk beli oleh-oleh. Bukan apa-apa sih, hanya coklat. Hahahaa...
Aku sendiri ga beli banyak. Berat bawanya. Heeee... Kakakku sekeranjang penuh beli coklat. Muantaaaap. Selelsai beli coklat, aku sempat-sempatin laraklirik titipan Ibuku. Yup..yup.. Ibuku nitip dibeliin jam. Karena banyak jam tangan yang udah aku lirik, malah aku sendiri yang jadi ikutan shopping. Yihaaa...



I LOVE RED

yiiipppiii!!!

Nah, ada satu tempat lagi yang belum kita datengin nih di Singapore. Kata orang-orang sih ga afdol klo ke Singapore belum ke sana dan berfoto-foto di sana.






Yup Merlion and Esplanade Theater. Yaaa karena hujan, aku cuma foto-foto seadanya. Intinya harus foto di sana sebelum capcus ke Indonesia. Aku juga mampir ke Orchard Road, Lucky Plaza buat beli es potong sambil nunggu jam terbang ke Indonesia. Heheheh
Okaiii sekian cerita dan pamer potonya.
Triims udah nyiiimaaak. :)

Senin, 17 Oktober 2011

Singapore #3

Hari ketiga di negeri Singa Duyung.
Lelaaaah..lelaaaah sekali rasanya. Tapi seneng..seneng...sekali. Hari ketiga ini jadwal aku ke Sentosa Island. Mau ke UNIVERSAL STUDIO!!!

Seruuu banget perjalanan kami ke Universal Studio. Hari itu, kami mau cobain naik MRT. Udah jauh-jauh ke Singapore, masa gak naik MRT. Ga seruu dooong. Akhirnya kami berjalan ke Bugis Station. Kira-kira sekitar 500-an meter lah dari penginapan kami. Hari itu, hari Senin. Kami kaya backpakers salah alamat. Orang-orang Singapore pada sibuk jalan dengan pandangan lurus, langkah mantap, tatapan tajam, tanpa senyum sedikitpun. Sedangkan kami, cengar-cengir, ketawa-ketiwi, lampu merah dikit langsung jepret. Buat perjalanan dengan tas-tas berat, ke Bugis Station jadi gak kerasa beratnya.
Begitu sampai, kami langsung beli tiket MRTnya. Okeh, untungnya antrian beli tiket MRT ga panjang. Karena kami menemukan hambatan. Sibuuuuuk sekali kami mau beli tiket MRT.

Liat nih kesibukan kami beli tiket,.





Biar gak nyasar, kamipun harus teliti baca route MRT. Hahahaa...
Untungnya peta Singapore jelas banget. Gak ribet dan gampang dibaca.


Pemberhentian kami dari MRT adalah di Vivo City,


Nah dari sana kami pilih naik monorail untuk ke USS (Universal Studio Singapore). Harga Ticket monorail hanya $3.



Turun di Waterfront Station, sampe deh di UNIVERSAL STUDIO. Yuhuuu... Ticketnya udah dibeliin sama Kakak Sepupuku di Jakarta, jadi begitu sampai bisa langsung masuk aja. Ga perlu antri lagi.


Wuaaah klo mau masukkin foto dari Universal Studio. Banyak Banget. Banyak banget tempat yang seru di sana. Singkat aja ya ceritanya.

Aku nyoba Revenge of the Mummy. Seruuuu. Wahana ini wajib dicoba. Trus naik Canopi Flyer di Jurassic Park, yang kirain santai-santai tapi bikin sedikit teriak juga. Sayangnya salah satu wahan Jurassic Park ada yang lagi diperbaharui, Jurassic Park Rapids Adventure. Jadinya belom nyoba deh. Kami juga nonton Shrek 4D. Oiya, aku juga foto sama Shrek n Viona loh di The Far Far Away.



Cantiknya Putri Viona, manisnya aku. Hahahahahahahaaa *narsis dikit.

Oiya, kami juga nonton pertunjukan stuntman kaya Police academynya Ancol. Nah klo ini tuh namanya Waterworld. Pertunjukan tentang pembajakan kapal, pelabuhan gitu deh. Demi bisa nonton dengan jelas, dengan yakinnya aku pilih tempat duduk dua baris dari depan tanpa lihat peringatan. Dan ternyata itu bikin aku jadi BASAH. Jadi, di barisan tempat duduknya tuh ada tiga zona. Ada yang warna biru, hijau, dan merah. Klo kalian ga mau basah, ya jangan duduk di bangku yang bertuliskan "Splash Zone". Omigot.  Ternyata aku sangat yakin milih di Kursi Biru dan bertuliskan "Splash Zone". Ya tentu basah dong di semprot sama pemainnya. Padahal udah pake payung. Hahahahahahaa
Seruuu!!Pertunjukannya bagus!!

Pokoknya seruuu banget. Didukung sekali dengan cuaca yang terik. Bikin semangat juga terik.
Akhirnya, sebelum petang kami sudahi petualangan di USS. Tapi sebelum pulang, berfoto dulu di Bola Dunia berlabelkan Universal. Soalnya waktu baru dateng tadi, Kakakku ga dapet angel yang pas yang bikin dia puas menjepret.



Nah sekian main-main di USSnya. Eits tapi kita masih lanjut perjalanan nih di Sentosa Island, mau lihat Song Of The Sea. Naik Monorail lagi dan berhenti di Beach Station. Sampai sana kami langsung beli ticket.


Sambil nunggu acaranya mulai, kamipun beristirahat dulu. Makan-makan, minum-minum, selonjoran. Yaaaa pokoknya istirahat kaki dan badan.
Hehehee...

Sebelum acaranya mulai, kamipun mengantri untuk masuk ke arena Song Of The Sea. Lagi-lagi ini pertunjukan teknologi. Jadi air mancurnya di tembakin sama proyektor film gitu. Keren. Acaranya sama dengan yang di Wonderful show, tapi beda isinya. Klo yang di Wonderful show itu kaya konser. Klo yang ini ada ceritanya. Ceritanya tuh tentang sekumpulan anak pantai yang membangunkan Putri Cantik yang lama tertidur, dengan suara merdunya. Simple banget ceritanya. Tapi ya teknologinya itu tetap memukau.

Maaf ya kali ini ga ada fotonya. Adanya videonya, tapi Internet gak mendukung untuk upload video.hehehee
Makasiih udah nyimak..
Sekian.

Singapore #2

Hari kedua di Negeri Singa Duyung. Lanjut lagi ceritanya. Begitu sampai negeri Singa Duyung itu aja udah FULL jalan-jalan. Pegelnya kaki. Bangun pagi di hari kedua berasa enggan untuk pergi. Tapi Kakak Sepupuku semangat empat lima enam tujuh buat bangun, siap-siap untuk perjalanan berikutnya.
Hari kedua jadwal bermain aku padat juga. Pemberhentian pertama, kami ke Jurong Bird Park.
Ada apa di sana??


Tentu saja burung. Eits, sebelum ke Jurong Bird Park, kami mampir dulu ke pusat perbelanjaan. Namanya mustafa, soalnya Mba Ami perlu sepatu. Cukup berjalan kaki aja ke sana dari tempat kami menginap. Selingan foto ya..





Nah, selesai urusan dengan Mustafa, kamipun segera panggil taxi dan berangkat ke Jurong Bird Park. Begitu sampai di Jurong Bird Park, langsung disambut sama kicauan riuh burung-burung di sana. Untungnya cuaca sangat mendukung. Habis ujan dan tidak lagi panas. Kami pun langsung beli tiket sepaket sama tiket terusan panorail. Panorail, monorail yang berfungsi untuk nganter kita taman burung yang luuuuuaaaas itu. Klo jalan kaki lagi, ga kebayang deh manyunna kami.

Sampe di Jurong Bird Park, gaya dulu.





Tiket Jurong Bird Park plus terusan naik Panorail.


Di Jurong Bird Park nonton Bird Show. Ada-ada aja aksi para Burung. Lucu-lucu dan seruu. Di Jurong Bird Park juga akhirnya aku liat OWL beneran! Senangnyaaa... kereeen banget OWL na. Sayang ga boleh foto pake flash, jadi ya hasil potonya gelap deh. Hemmmmm....
Ga dapet poto-poto OWL, poto sama patungnya aja. Hihihi..


Selain liat OWL, aku ngasih makan burung juga. Demi keponakanku yang super, akupun rela hampir nyusruk-nyusruk buat nyodorin makanan ke burung burung di sana.


Dari Jurong Bird, lanjut ke Science Center. Hmmm tempatnya kaya PPIPTEK di Taman Mini gitu, tapi masih lebih bagus deh.heee...alat-alatnya juga terawat dengan baik. Di Science Center aku sama keponakan superku main ke Snow City, aku kira tempatnya besar gak tau nya kecil.. Cuma main salju-saljuan aja. Sayangnya ga boleh bawa kamera masuk. Nih pamer foto lagi di Science Center.





Lelaaaahnya bermain seharian. Trus kami buru-buru cari taxi karena mau ke China Town. Tapi sayang, lamaaaa sekali nunggu taxi akhirnya kami nyerah dan memilih untuk coba naik Bus. Akhirnya ngerasain juga naik bus di Singapore. Yuhuuu...

Pemberhentian terakhir kami hari kedua di Singapore, di China Town. Time to shopping. Aku sama Kakak-kakakku tergiur sama barang-barang di sana. Hahaha... Lelahnya, selesai shopping dan makan malem, kamipun balik ke hotel.

Sekian. Terima Kasih.