Rabu, 21 September 2011

Pura Gunung Salak

Om Swastiyastu.
Selamat berkunjung kembali ke blognya atid. Kali ini aku mau cerita persembahyangan odalan di Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari Gunung Salak, atau lebih dikenal dengan sebutan Pura Gunung Salak.
Tepat 12 September 2011 kemarin berlangsung Pujawali ke VI di Pura Gunung Salak. Berhubung everyday is saturday buat aku, aku ikut Bapakku ke Pura Dalem untuk bareng-bareng ngiring Pekuluh Pura Dalem dan Pura Segare ke Gunung Salak. Namun sayang, Hyang Widhi berkehendak lain sama aku. Sesampainya di sana, aku datang bulan. Hiks. Jadi cuma mejeng doang, ga ikutan sembahyang.

Tapi ga apa. Ga sembahyang tepat saat odalan, tapi bisa tetep sembahyang di masa-masa odalan. Hari Sabtunya aku dan Ibuku bersama warga tempek sampur, Jakarta Utara, rame-rame menyewa bus untuk berangkat bareng dan sembahyang bareng ke Pura Gunung Salak. Senaaaaangnya... akhirnya aku bisa sembahyang juga di sana. Thank God.


Nih aku mau kasih beberapa poto Pura Gunung Salak,.






Oiya, sekilas aja ya. Kenapa Pura Gunung Salak disebut dengan "Parahyangan Agung Jagatkartta Tamansari Gunung Salak". Klo dari yang aku baca, nama pura yang telah disepakati bernama "Parahyangan Agung Jagatkartta Tamansari Gunung Salak" diambil berdasarkan filosofi penciptaan alam semesta, dimana ketika Ida Sang Hyang Widhi Wasa menciptakan alam semesta serta menurunkan ajaran Sang Hyang Catur Veda; bergelar sebagai Sang Hyang Jagatkartta, (Lontar Widhi Sastra Catur Yuga Gria Aan Kelungkung).

Jawa Barat semasa pemerintahan Prabhu Sri Baduga Maharaja (Raja Siliwangi); agama Veda(Hindu) adalah agama kerajaan artinya, raja dan rakyat Jawa barat memeluk agama Hindu. Jawa Barat sendiri merupakan tempat pertama masuknya ajaran Veda/ agama Hindu di pulau Jawa. Setelah itu menyebar ke Jawa Tengah dan Timur, yang berlanjut hingga ke Bali. Di Jawa Timur juga terdapat penyebaran ajaran Veda (agama Hindu langsung dari India yang terjadi pada kurun waktu berikutnya).

Berdasarkan hal tersebutlah, pura yang berlokasi di lereng Gunung Salak, yang di dalamnya juga terdapat candi sebagai stana Dewa Hyang Prabhu Siliwangi Shri Baduga Maharaja ini diberi nama "Parahyangan Agung Jagatkartta". Wilayah pura ini juga dikenal sebagai desa dan sekaligus kecamatan Tamansari di lereng Gunung Salak. Kemudian kata "Tamansari Gunung Salak" menjadi kesatuan utuh, melekat dengan nama pura. Secara lengkap disebut sebagai


"PARAHYANGAN AGUNG JAGATKARTTA TAMANSARI GUNUNG SALAK".

Parahyangan berarti tempat para Hyang/ Widhi; Agung berarti besar, mulia; Jagat berarti bumi; Kartta berarti lahir, muncul; Tamansari berarti tempat yang indah, dan kebetulan juga merupakan nama kecamtan setempat. Sehingga keseluruhan nama tersebut memiliki makna, "Pura yang berlokasi di tempat indah kecamatan Tamansari Gunung Salak adalah untuk memuliakan Tuhan Yang Maha Agung".

Begitu teman-teman sekilas tentang nama pura yang bagus itu. Oiya, untuk pujawali pura telah disepakati dan ditetapkan pada Purnama Sasih Ketiga. Tentunya dengan berbagai pertimbangan yayasan dan para pengurus pura.

Aku rasa segitu saja informasi yang bisa aku kasih tentang Pura Gunung Salak. Klo mau lebih, bisa dateng langsung ke sana, sekalian sembahnyang atau ngayah mungkin.
Dan tentunya setelah sembahyang aku ga mau melewatkan waktu untuk berpoto di depan Kori Agung.




terima kasih sudah nyimak.

Selasa, 20 September 2011

bentuk emosi

Suasana hati yang tidak baik. Emosi yang naik turun, kaya lift yang ada di Mall.
Selain membuat aku cuci mata karena aku udah lama banget ga cuci mata, bahkan hampir lupa gimana caranya. Aku juga jadi agak sedikit menyentuh tools yang udah sekian lama gak aku sentuh.
Thank God.
Karena ternyata aku masih bisa cuci mata.
Aku masih bisa menyalurkan emosi yang kaya lift, jadi kaya angkot yang punya tujuan.
Hmmm.. perumpamaan yang ga jelas.

Okey, ini hasil aku bermain sama toolsku. Ga ada yang bagus. Ga ada yang spesial. Tapi aku suka. Kamu semua ga suka. Ga apa-apa. Ini blog saya kok.. #maksa.

Ini yang pertama,


yang kedua,


dan yang ketiga,


artinya?
Ga usah ditanya. Aku sendiri ga tau apa artinya. Ngalir gitu aja.
Sekian. Terima Kasih sudah nyimak. ^^

Jumat, 16 September 2011

Beristirahat dengan Tenang

Telah beristirahat dengan tenang,

Nokia N85 punyaku.
Sudah sebulan lebih N85ku tergantikan posisinya digenggamanku. Kinerjanya yang tak lagi memenuhi kebutuhanku, membuatnya kini beristirahat total dan sangat tenang. Beberapa keypadnya yang sangat sulit untuk ditekan, dan sudah tak berfungsi. Kondisi baterai yang juga tidak lagi mendukung, benar-benar membuatnya sangat sulit untuk bekerja memenuhi kebutuhanku. Kamera yang hancur. Badanmu yang renta. Benar-benar membuatku tak lagi tega memaksamu untuk bekerja. Maka, beristirahatlah N85ku.

Maaf. Mungkin ini memang salahku yang selalu memaksamu bekerja keras. Memarahimu. Memperlakukanmu dengan tidak baik, sehingga kau menjadi lebih cepat sakit dan harus istirahat total seperti sekarang. Maafkan aku N85ku. Biarpun begitu, aku sangat menyayangimu. Aku tidak akan mengirimu ke bangsal Handphone yang akan memenjarakanmu. Atau bahkan mungkin, menyakitimu. Aku akan biarkan kamu beristirahat di rumah. Bersamaku. Aku akan mengijinkanmu tetap bekerja, walau sekedar membangunkan aku di pagi hari.

Ya, aku tidak akan membiarkanmu pergi begitu saja dariku. Aku akan benar-benar menjagamu. Aku janji. Sampai waktu yang akan memisahkan kita.
Sekali lagi. Maafkan aku.
Selamat beristirahat N85ku. #kecup.


Selasa, 13 September 2011

Ice Cream Time *\(^o^)/*

Ber-es krim-ria sama Pacar di hari Minggu. Niatnya mau ke Ragusa. Tapi kayanya kejauhan dan pasti waiting list. heuh. Klo sudah hari libur selalu deh waiting listnya gila-gilaan. Kayak mau apa aja. Makan Es krim aja sampe harus nunggu lama.
Untungnya ingatanku bekerja maksimal saat diperjalanan. Aku inget di Kelapa Gading ada kedai es krim juga. Akhirnya si pacar mengarahkan kebonya ke Kelapa Gading. Kamipun sampai di kedai es krim yang aku maksud. Namanya Kedai Ice Cream Gentong.




Pasti udah banyak yang tau kan. Memang dia belum buka banyak outlet. Di Jakarta, baru ada di Kelapa Gading. Klo di Bandung udah ada di PVJ dan satu lagi apa ya..lupa lagi aku. Hee...
Begitu sampai, kondisi kedai kosong.. Ga ada meja. Ga ada penjualnya. Ga ada es krimnya. Ga ada apa-apa. Ga Ding.. Maksudnya sepi pengunjung, kursinya masih bisa ditempatin dimana aja. Yuhuu!!

Aku sama pacarpun langsung pilih menu ice cream yang lucu. Hihi..

Si Pacar tetep pesan Banana Split dengan tiga kombinasi rasa es krimnya. Sedangkan aku pesan Cold Dog yang juga dengan pilihan tiga kombinasi rasa es krim. Penasaran? Penasaran? Penasaran sama es krim kami??? Ini diaaaa...


Banana Split Pacar aku, dengan tiga rasa es krim. Strawberry, Duren, Avocado.




Mari kita lihat lebih dekat lagi...


Klo yang ini Cold Dog punya aku, dengan kombinasi es krim rasa Vanilla, Coklat, Avocad. Nyuuuummm... Lezatnya.


Mari lihat lebih dekat...


Menggoda kaan??? Kalian harus coba! Haruuuuuus banget. Semua rasanya enaaaak banget. Avocad na top! Strawberrynya top! Seeeemmmuuuaanya tooop!!! Harganya juga ga mahal kok. Standar harga kedai es krimlah. Trus, bisa delivery order juga. Klo mau lebih lengkapnya nih buka aja websitenya www.icecreamgentong.com

Ayooo..ayooo segera kunjungi kedainya. Nikmati Es krimnya!!!




Chocolate With Dodol Garut

Hi Blog!
Hi Bloggers!
Hi BlogWalkers!
Hi Indonesia!!!!

Belum postingkah aku bulan ini? Hi September!! Aku Mau pamer jajanan lagi bulan ini. Minggu lalu aku "konsultasi TA" ke Bandung. Kebetulan inget punya temen asal Garut, aku nitip Cocodol sama dia. Nah seketemunya kami di Kampus tercinta, aku pun menagih titipanku. Asik..asik... dapet oleh-oleh dari Garut. Ini dia Cocodolku!!


Satuuuuu......




Duuuuaaaa.......



Tiiiiigaaaa........


Asiiiiik dapet tiga bungkus COCODOL!!!!

Niatnya sih nitip...eh malah dikasih cuma-cuma. Senangnya.. Makasih ya Kang Cau.. :D

Oia, Awalnya aku orang yang tidak suka dodol. Manis banget. Lengket-lengket gitu di gigi. Eh begitu Kang Cau bagi-bagi cocodol beberapa waktu lalu ke temen-temen sekelas, ternyata enaaaaak... Jadi aku ketagihan deh.
Dodol yang diselipin dalem Coklat ga begitu ngebuat mulut dan lidahku berontak. Makanya aku doyan. Apalagi terus-terusan dikasih gratis. Hahahahaaa....

Sebenernya Cocodol ga cuma ada di Garut. Klo di Bandung, yang aku tau counternya di PVJ. Atau di tempat jual-jual kue itu apa ya namanya?? Hmmm aku lupa deh. Yang kaya Kartika Sari itu... Bukan Primarasa, satu lagi apa ya??? Hmmm.. lupa! Klo ada yang bisa mengingatkan aku. Tolong ya...

Sekian pamer jajannya... Jangan lupa yang lagi liburan ke Garut, beli cocodol yaa!!! Trus kasih tau aku dimana tempatnya!!heee.. 
Satu lagi. Namanya COCODOT. Jangan ikutin aku yang suka bilang cocodol.